HAFAL QUR’AN USIA DINI

Admin Kamis, 11/06/2015 Umum 705 hits

HAFAL QUR’AN USIA DINI 

( Konsep Pendidikan Al-Qur’an Yang Diabaikan)

Bismillah Was Sholaatu Was Salaamu ‘Alaa Rasulillaah, Wa Ba’du…

Imam Syafi’I –Rahimahullah- diserahkan oleh ibunya untuk menghafal al-Qur’an pada usia 4 tahun, dan hafal al-Qur’an di usia 7 tahun. 

Imam Nawawi –Rahimahullah- diantar oleh ayahnya ke Maktab Rawahiyah untuk menghafal al-Qur’an pada usia 9 tahun, dan hafal al-Qur’an sebelum balighnya. 

Ibnu Hajar al-‘Atsqalani disekolahkan ke Maktab untuk menghafal al-Qur’an pd usia 5 tahun, dan khatam al-Qur’an pada usia 9 tahun. 

Imam Ibnul Jazaariy –Rahimahullah- selesai menghafal al-Qur’an pada usia 13 tahun. 

Dan masih banyak lagi para ulama kita dari kalangan shalafus shalih yang membuka perjalanan ilmu mereka dengan menghafal al-Qur’an sejak usia dini dan mengkhatamkannya sebelum masuk usia baligh.

Mengapa? Karena orang tua para Shalafus Shalih kita sangat faham dan mengerti bagaimana cara mempersiapkan anak-anak mereka menjadi orang-orang besar dizamannya nanti. Ibarat tanah yang subur, maka tanah tersebut harus dipersiapkan benar-benar agar dapat ditanami dan menghasilkan tanaman yang berkualitas.

Mendidik anak-anak kita untuk mampu menghafal al-Qur’an diusia dini adalah sebuah persiapan yang sangat baik sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Bahkan para ulama kita terdahulu, tidak menyukai seseorang yang ingin belajar ‘Uluum syar’I, tetapi belum menyelesaikan hafalan al-Qur’an. 

Diriwayatkan, Imam al-Auza’i –Rahimahullah- pernah didatangi oleh seseorang yang ingin belajar fiqih kepadanya. Maka beliau menanyakan terlebih dahulu tentang hafalan al-Qur’an yg dimiliki oleh orang tersebut. Imam Auza’I pun menyuruhnya membacakan surah An-Nisaa ayat ke 11.

?????? ???? ?? ??????...

Orang tersebut tidak mampu melanjutkan ayat tersebut, lalu Imam Auza’I pun menyuruhnya kembali untuk menyelesaikan al-Qur’an terlebih dahulu. ( Kaifa Tahfadzul Qur’an, yahya bin Abdurrazaaq al-Ghautsani hal. 25)

Subhaanallaah, semoga Allah memberikan kita Taufik-Nya untuk mengikuti jejak para Shalafus Shalih dalam mengajarkan al-Qur’an kepada anak-anak kita. Wallahu Ta’alaa A’lam..

????????????????

: tanpa label

Costumize Folder

Minggu, 01/05/2005

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

Kolom Guru

  • Data tidak atau belum tersedia.

MUTIARA HADIST

Abu Dzar R.a., Dia Berkata, Rasulullah SAW., Bersabda, "Setiap Tulang Dan Persendian Badan Dari Kamu Ada Sedekahnya; Setiap Tasbih Adalah Sedekah, Setiap Tahmid Adalah Sedekah, Setiap Tahlil Adalah Sedekah, Setiap Takbir Adalah Sedekah, Setiap Amar Ma'ruf Adalah Sedekah Dan Setiap Nahi Munkar Adalah Sedekah. Maka, Yang Dapat Mencukupi Hal Itu Hanyalah Dua Raka'at Yang Dilakukannya Dari Shalat Dua." Kekuatan Sholat Dhuha